ANALISIS POTENSI AGROWISATA NAGARI BATUHAMPAR KECAMATAN AKABILURU KABUPATEN 50 KOTA

NURUL FADILAH, WERIANTONI WERIANTONI

Abstract


Nagari Batuhampar is one of the Nagari which has good natural beauty and many residents of Nagari Batuhampar have citrus gardens that have the potential to be developed as agrotourism. This study aims to determine the potential that exists in Nagari Batuhampar to become an agrotourism area in Nagari Batuhampar. The scope of the study is limited by looking at the tourism potential in Nagari Batuhampar, Kec. Akabiluru Kab. Limapuluh Kota using SWOT analysis. In this study the analysis was carried out using the SWOT Analysis method in the form of Descriptive analysis. The results showed that in the SWOT analysis, citrus and dragon fruit tourism were in quadrant I, which meant that this tour was in a favorable situation where citrus and dragon fruit tourism had the power that could be used to develop opportunities for tourism to develop. well, Based on the difference in value between strengths and weaknesses and opportunities with threats, it can be illustrated in SWOT that supporting strategies for tourism development is a very favorable position for citrus and dragon fruit tourism objects in Nagari Batuhampar.


Keywords


Tourist Attraction, Tourism Development Strategy, SWOT Analysis

References


Agustin., Sentosa, S.U. & Aimon, H. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Domestik Terhadap Objek Wisata Bahari Pulau Cingkuak Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Kajian Ekonomi, 3(5): 1-20.

Antari. (2003). Peran Industri Pariwisata terhadap Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gianyar. Skripsi tidak dipublikasikan. Prodi Manajemen STIE Triatma Mu.

Austriana, I. (2005), Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Daerah dari Sektor Pariwisata di Jawa Tengah. Skripsi tidak dipublikasikan. Jurusan Akuntansi Universitas Dipenogoro Semarang.

Chandra, H., & Wahyudi. (2013). Studi Potensi Objek Wisata Pantai di Kabupaten Samapang. Skripsi tidak dipublikasikan. Jurusan Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh.

Deddy. (2014). Pengembangan Potensi Pariwisata KabupatenSumenep, Madura, Jawa Timur (Studi Kasus: Pantai Lombang). Skripsi tidak dipublikasikan. Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Airlangga.

Dhayita & Iwan. (2014). Potensi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Skripsi tidak dipublikasikan. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro dan Dosen Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Fandeli, C. (2001). Potensi Obyek Wisata Alam Indonesia. Yogyakarta: Liberty.

Hadiwijoyo, S.S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Marpaung, P. & Hartini. (2015). Analisis Potensi dan Pengembangan Kawasan Wisata Taman Eden 100 Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Skripsi tidak dipublikasikan. Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian: Universitas Sumatera Utara.

Putri. (2014). Analisis Daya Saing Industri Pariwisata di Kabupaten Jepara Untuk meningkatkan Ekonomi Daerah. Skripsi tidak dipublikasikan. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang.

Rangkuti, F. (2006), Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Riska. (2013). Analisis Penerimaan Daerah Dari Industri Pariwisata di Provinsi DKI Jakarta dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Skripsi tidak dipublikasikan. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yuningsih, N. (2005). Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Melalui Pengembangan Potensi Obyek Wisata Pantai Pangandaran Di Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Skripsi tidak dipublikasikan. Fakultas Ilmu Sosial Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan.




DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jebi.v4i1.217

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.